NCC Harap Film Mata Tertutup Bongkar Bahayanya NII

Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center mengapresiasi segala bentuk upaya masyarakat dalam mensosialisasikan informasi tentang NII, agar masyarakat tidak terjerumus dalam organisasi tersebut.
"Secara umum, kami mendukung segala informasi yang membuka lebar-lebar jaringan NII serta modus operandinya. Apalagi, film ini secara khusus menggambarkan kondisi real juga kisah nyata pengikut NII dan dampak buruk yang dihasilkannya," kata Ketua NII Crisis Center Sukanto kepada FaktaPos, Minggu (18/03) menanggapi telah diluncurkannya film "Mata Tertutup" garapan sutradara Garin Nugroho yang menceritakan tentang Negara Islam Indonesia (NII).
Ia berharap film "Menutup Mata" dapat menyampaikan pesan yang efektif kepada masyarakat, terutama kalangan muda tentang pola rekruitmen dan pengalangan dana organisasi NII secara lebih detail dan akurat.
"Ini penting bagi masyarakat serta anggota NII sendiri, agar para anggota NII juga ikut hanyut dengan kenyataan yang sedang mereka alami. Juga, untuk para mantan yang akan muncul keberaniannya untuk bersuara bila melihat akurasi kondisi lamanya terbuka lebar tanpa ada yang harus ditakuti lagi," paparnya.
Film hasil produksi Maarif Institute dan SET Workshop yang berkisah soal Negara Islam Indonesia (NII) ini akhirnya dapat disaksikan secara serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai Kamis, 15 Maret lalu. Sebelumnya penayangan film ini sempat terganjal masalah administrasi di Lembaga Sensor Film Indonesia (LSF), namun kini urusan tersebut telah usai. Sebelumnya 'Mata Tertutup' hanya diputar di sejumlah tempat untuk kalangan terbatas. Garin pertama kali menayangkan filmnya di Jakarta pada 27 Oktober 2011 lalu.
Film itu berdurasi 90 menit dan menceritakan 3 karakter utama masing-masing Rima, Nanda, dan Ibu Asimah. Kisahnya merupakan perpaduan antara ketidakharmonisan keluarga, kesulitan ekonomi, keputusasaan sosial-politik, dan kepicikan pandangan yang merupakan rumput kering yang siap terbakar kapan saja. Dalam salah satu adegan film, seorang gadis muda direkrut oleh jaringan NII dengan cara diajak naik mobil sambil matanya ditutup. Ia diajak hijrah ke tempat yang lebih mulia di mana seorang ustad siap mencuci otaknya.
Sumber : Faktapos.com
Pemutakhiran Terakhir (Selasa, 20 Maret 2012 08:38)













