Ciri Korban Cuci Otak NII
berita21.com
Menurut mantan aktivis Negara Islam Indonesia (NII) Ken Setiawan, anggota Negara Islam Indonesia (NII) yang telah dicuci otaknya memiliki beberapa ciri.
Dalam akun Facebook, NII Crisis Centre, Ken menjelaskan, ada delapan ciri anggota NII yang telah mengalami pencucian otak.
Pertama, memiliki beberapa teman baru yang perangainya jauh berbeda dengan teman-teman sebelumnya.
Kedua, biasanya selalu meminta uang kepada orang tua dengan berbagai alasan.
Ketiga, biasanya jarang kuliah atau sekolah, sehingga sering bolos tanpa sepengetahuan orang tua.
Keempat, pulang telat ke rumah hingga larut malam tanpa alasan jelas.
Ciri kelima, orang tersebut banyak berbohong ketika ditanya apa saja yang dilakukannya selama ini. Kemudian keenam, nilai akademik menurun drastis.
Lalu ciri ketujuh, memiliki kesibukan yang tak wajar seperti orang kebanyakan. Kedelapan, dia mengajak teman-teman lama ikut aktivitasnya, dan terakhir menjajakan majalah rohani tertentu.
Seperti diberitakan, selama dua pekan terakhir, fenomena cuci otak oleh NII kembali mengemuka.
Setelah karyawan Kemenhub Laela Febriani alias Lian jadi korban cuci otak NII, belasan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dilaporkan hilang karena mengikuti kegiatan NII.














