NII Crisis Center: Menag Ke Al Zaytun? Menggelikan
BANDUNG, (PRLM).- Ketua NII Crisis Center Ken Setiawan menuturkan, semua orang berpotensi untuk masuk gerakan NII. Mahasiswa dan generasi muda adalah kalangan mayoritas yang menjadi anggota NII KW 9.
Berdasarkan data NII Crisis Center, saat ini ada sekitar 140 ribu orang jamaah NII, 80 orang terkonsentrasi di Jabotabek. Dari tahun 1992 hingga 2007, ada sekitar 10 juta korban yang merupakan anak muda. Sementara secara total angka korban ada sekitar 30 juta warga Indonesia beragama Islam yang menjadi korban.
"Saya sendiri masuk dari tahun 2000 sampai 2002. Dalam pergerakannya mereka selalu menggunakan bahasa yang pintar, religi, dan paham beberapa ayat untuk membujuk korbannya," kata Ken dalam acara Ngobrol Bareng Komunitas "Mencari Solusi Bahaya Laten Pergerakan NII di Generasi Muda" di Aula Utama Universitas Islam Bandung, Jln. Tamansari Bandung, Jumat
Sejauh ini upaya lain yang kami lakukan dengan menciptakan daya tangkal.Sebagai antisipasi itulah,kami kerap mengadakan pertemuan dengan masyarakat, salah satunya melalui siskamling terpadu,”paparnya. Sementara itu, Kantor Kesatuan Bangsa Politik dan Perlindungan Masyarakat (Kesbangpolinmas) Kabupaten Ciamis mendeteksi ada 11 mahasiswa asal Ciamis yang terlibat gerakan NII. Kepala Kantor Kesbangpolinmas Ciamis Dicky Juliardi didampingi Kasi Kesbang Ujang Supriatna menyebutkan, dari 11 mahasiswa itu,sembilan di antaranya diketahui mahasiswi, sementara dua lainnya laki-laki.
Sebagai antisipasi lebih banyak lagi mahasiswa Ciamis yang diduga terlibat NII,pihaknya sudah berkoordinasi dengan kampus tempat 11 mahasiswa tersebut kuliah. Komunitas Intelijen Daerah (Kominda) Jabar menginventarisir berbagai persoalan NII dengan melakukan pemisahan penindakan pergerakan. ”Pertama, kami pisahkan persoalan antara dugaan upaya penculikan yang tentunya masuk ranah pidana. Kedua, persoalan pergerakan dan data tentang keberadaan NII masih terus diinventarisir,” ujar Ketua Kominda Jabar Dede Yusuf yang juga Wakil Gubernur Jabar. Saat ini yang terus diwaspadai Kominda tidak hanya terfokus pada satu lembaga, namun pihaknya mewaspadai pergerakan ini di lingkungan kampus dan masyarakat.
DiKabupatenKuningan,Majelis Ulama Indonesia (MUI) gencar menggelar pengajian dan istigasah di sejumlah majelis taklim.Menurut Ketua MUI Kuningan KH Hafidzin Ahmad, kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya pencegahan masuknya paham-paham radikal masita ulfah/erika_seperti NII ke generasi muda Kabupaten Kuningan. lia/ ujang marmuksinudin/ tantan sulthon/ mohamad taufik
-
Notre boutique propose un très large choix de réplique Breitling Montres,Chopard Classic Manufactum montres et réplique Hermes Cape Cod MONTRES à vous sélectionnez. Toutes nos mouvements réplique montres IWC Aquatimer and réplique Hublot Big Bang montres à tourbillon viennent du plus beau mouvement suisse et le mouvement Japon. L'important, c'est que plus nos répliques de montres Burberry ont une superbe qualité.Si vous voulez acheter une réplique montres Montblanc et réplique A. Lange & S?hne montres 1815uniques comme don aux autres, nos répliques de montressont certainement votre choix judicieux. Si vous voulez conna?tre plus de détails d'autres fausses montres à vendre, Il suffit de nous venir!














